host

Hosting Gratis

Senin, 10 September 2012

Menikahlah, Ini Obati Kanker Paru-paru!


Selain mengambil obat, terapi atau bahkan operasi untuk penyembuhan, menikah disebut-sebut juga menjadi obat yang mujarab bagi mereka yang menderita kanker paru-paru.
Bahkan bisa membuat mereka hidup lebih lama daripada mereka yang lajang. Penelitian mengungkapkan seperti dikutip dari mid-day.com.
Tak hanya kanker paru-paru, pernikahan juga menjadi obat mujarab bagi penyakit kanker lainnya,termasuk kanker prostat, atau penyakit kepala dan leher.
Studi yang melibatkan168 pasien dengan kanker paru-paru lanjut yang sudah menjalani pengobatan kemoterapi dan radiasi lebih dari satu dekade 2000-2010 menemukan sepertiga dari mereka masih hidup setelah tiga tahun. Mereka adalah yang menikah, dibandingkan 10% dengan penyakit yang sama tapi masih lajang.

Hal ini karena pasien kanker membutuhkan dukungan lebih banyak dalam berkegiatan sehari-hari, dengan tepat tindak lanjut perawatan dan membantu bepergian ke dan dari rumah sakit untuk pengobatan.

Para peneliti dari University of Maryland mengatakan ini adalah penjelasan kemungkinan mengapa pasien menikah mampu menghadapi penyakit dengan lebih baik.
"Status pernikahan tampaknya menjadi prediktor independen penting dari kelangsungan hidup pada pasien dengan stadium lanjut non-kecil sel kanker paru-paru. Alasan untuk ini adalah jelas, tapi temuan kami menunjukkan pentingnya dukungan sosial dalam mengelola dan mengobati pasien kanker paru-paru kita, " kata Elizabeth Nichols, seorang onkologi radiasi yang memimpin penelitian.

"Kami percaya bahwa perawatan yang lebih baik dan mendukung mekanisme dukungan untuk pasien kanker dapat memiliki dampak yang lebih besar terhadap kelangsungan hidup meningkat daripada banyak teknik terapi kanker baru.
"Kita tidak hanya perlu untuk terus fokus pada menemukan obat baru dan terapi kanker, tetapi juga pada cara-cara untuk lebih mendukung pasien kanker," tambahnya.
Para peneliti mempresentasikan temuan mereka pada Simposium 2012 pada Thoracic Oncology di Chicago. 
(inilah.com)
Bookmark and Share

0 komentar:

Posting Komentar

LIKE FOR BLOG