host

Hosting Gratis

Rabu, 29 Agustus 2012

Lawan kanker payudara dengan teh herbal

Lawan kanker payudara dengan teh herbalIlmuwan menemukan bahwa secangkir teh herbal tradisional adalah kunci untuk melawan kanker payudara. Ekstrak dari tanaman yang memiliki nama Fagonia cretica ini telah digunakan sebagai obat di beberapa negara bisa membunuh kanker sel pada percobaan di laboratorium, seperti dilaporkan oleh Daily Mail.
Tanaman sejenis teh ini telah diminum oleh wanita penderita kanker payudara di Pakistan. Namun hingga saat ini, khasiatnya masih dianggap mitos.
Penelitian yang dilakukan di Aston University, Birmingham dan Russells Hall Hospital, Dudley, menunjukkan bahwa tanaman tersebut mengandung agen anti kanker yang bisa mencegah penyebaran sel kanker.
Tes di laboratorium menunjukkan bahwa zat tersebut mampu mengendalikan pertumbuhan sel kanker dalam waktu lima jam dan membunuh sel setelah 24 jam.
Profesor Helen Groffoths dan Professor Amtu; R Carmichael yang memimpin penelitian menemukan bahwa teh herbal yang dibuat dari ekstrak daun tanaman tersebut mampu membunuh sel kanker. Tak seperti kemoterapi, perawatan dengan teh herbal ini tak akan mempengaruhi sel payudara yang normal, atau memberikan efek samping lainnya seperti rambut rontok, pembekuan darah, atau diare.
Profesor Carmichael mengatakan bahwa sebuah rumah sakit kecil di Lahore, Pakistan, telah menggunakan teh herbal selama 40 tahun untuk mengobati pasien kanker.
"Sepertinya ini bisa mengatasi kanker payudara, meski untuk saat ini kita masih belum bisa menyebutkan sebagai obat penyembuh," kata Carmichael, seperti dilansir oleh Times of India(22/08).
"Meski begitu, pasien kanker bisa hidup lebih lama tanpa menunjukkan efek samping seperti rambut rontok, penurunan berat badan, atau efek samping lainnya seperti yang ditunjukkan kemoterapi. Jadi, kami percaya bahwa ekstrak ini pasti bisa berguna," tambahnya.
Saat ini peneliti melakukan penelitian untuk mengembangkan obat berdasarkan ekstrak teh herbal tersebut. (merdeka.com)

Bookmark and Share

Bulan Biru Bisa Disaksikan Jumat Malam

Fenomena unik bernama Bulan Biru bisa disaksikan pada akhir pekan ini, tepatnya 31 Agustus 2012 malam. Seperti pengamatan Bulan biasa, fenomena ini bisa dilihat dengan mata telanjang.

Mutoha Arkanuddin dari Jogja Astro Club (JAC) Selasa (28/8/2012) mengatakan, "Bulan purnama kedua yang terjadi pada bulan kali ini dikenal sebagai Blue Moon adalah sebuah kejadian yang termasuk langka."

Langkanya fenomena tersebut melatarbelakangi munculnya ungkapan "once in a blue moon". Dalam arti sebenarnya, fenomena Bulan Biru muncul setiap 3 tahunan. Ini disebabkan oleh lunasi Bulan yang lamanya 29,5 hari sementara satu bulan dalam kalender masehi ada yang 31 hari.

Pada Jumat nanti, purnama kedua atau Bulan Biru akan bisa disaksikan mulai pukul 20.59 WIB. "Waktu terbaik untuk pengamatan adalah di langit timur sekitar pukul 21.00 saat posisi bulan cukup nyaman untuk dipandang," jelas Mutoha.

Menurut Mutoha, saat purnama merupakan saat yang tepat untuk mengamati permukaan Bulan. Pasalnya, pada saat itu seluruh permukaan Bulan yang menghadap ke Bumi disinari oleh Matahari. Pola gambar yang ada di permukaan Bulan bisa dilihat dengan mata telanjang.

"Ada yang mengatakan mirip gambar wanita, gambar kepiting, mirip gambar wayang, anak burung atau mirip gambar kelinci. Anak saya menyebutnya mirip dinosaurus," papar Mutoha. Mana yang benar, setiap orang bisa menilaianya lewat pengamatan. 

Meski fenomenanya bernama Bulan Biru, tak berarti saat itu Bulan berwarna biru. Bulan Biru di sini hanyalah kiasan untuk menggambarkan jarangnya kejadian itu. Istilah Bulan biru sendiri muncul karena sejarah dimana saat purnama kedua terjadi, ada kebakaran yang menghasilkan asap sehingga Bulan saat itu berwarna biru.

Mau mengamatai Bulan Biru? Keluarlah pada Jumat malam dan cari lokasi yang tepat. Siapa tahu, Bulan nanti akan berwarna biru karena suatu sebab, mewujudkan fantasi tentang Bulan berwarna biru. 

Bulan yang nyata berwarna biru pernah terjadi sebelumnya. Saat Gerhana Bulan tanggal 9 Desember 1992 misalnya, bulan berwarna kebiruan akibat pengaruh letusan Gunung Pinatubo. Bulan saat gerhana yang berwarna biru juga teramati dari Gombong pada gerhana tanggal 10 Desember 2011 lalu. (kompas.com)
Bookmark and Share

Konsep Ponsel Masa Depan

Inovasi teknologi di smartphone seakan tidak pernah berhenti. Saat ini, ponsel cerdas sudah sangat canggih, di mana produk-produk kelas atasnya sudah punya prosesor quad core, layar sangat jernih dan sebagainya.

Di masa depan, smartphone dipastikan bakal lebih canggih lagi. Misalnya, layarnya bisa ditekuk tekuk. Saat ini, prototipe ponsel fleksibel memang sudah dikembangkan.

Beberapa desainer pun coba memperkirakan seperti apa bentuk smartphone di masa depan. Berikut beberapa konsep ponsel futuristik yang wujudnya cukup gila

1. Snake PhonePonsel hasil desain Product Visionaires ini bentuknya melingkar-lingkar seperti ular dan bodinya fleksibel. Karena itulah namanya adalah Snake Phone. Jadi bisa dilekatkan ke lengan penggunanya. Mungkin akan menjadi kabar baik bagi mereka yang sering kehilangan ponsel. Karena terikat erat di tangan, maka kemungkinannya untuk hilang sangat kecil.

2. Kyocera Kinetic OLED Cell PhoneKonsep ponsel besutan Kyocera ini juga dirancang memakai layar fleksibel berjenis OLED. Bentuk awalnya seperti sebuah dompet. Namun bisa direntangkan sehingga layar sentuhnya menjadi lebar.

3. Ponsel RollSeorang desainer asal China bernama Tao Ma membuat ponsel yang mirip dengan roll film ini. Bodinya terdiri dari tiga bagian, yaitu baterai, komponen hardware dan layar. Nah, layarnya dapat ditarik keluar. Jika sudah tidak digunakan, dapat dimasukkan lagi ke dalam bodi.

4. Bend in TouchDesainer asal Ukrina bernama Andy Kurovets membuat konsep ponsel yang cukup mengagumkan. Ponsel yang sepenuhnya layar sentuh ini punya layar kedua yang diselipkan di bodi.
Layar kedua tersebut bisa ditarik keluar. Cukup keren kan? Selain layar, kamera di ponsel ini juga tersembunyi dan bisa ditarik keluar.

5. Transformer PhoneBentuk awalnya biasa saja. Namun ternyata, konsep ponsel bikinan Parkoz Hardware ini bisa berubah bentuk menjadi semacam robot Transformer yang cukup keren. Jadi selain untuk berkomunikasi, juga bisa dipakai sebagai mainan.

6. Ponsel TransparanPonsel tranparan memang sudah beberapa kali meluncur, seperti dahulu ada Sony Ericsson Pureness. Namun Yanko Design membuat konsep ponsel yang hampir seluruh bagian bodinya tembus pandang. Tidak hanya ponsel candybar, namun juga yang berjenis flip.


7. Separate KeitaiKonsep ponsel ini dikembangkan oleh NTT Docomo dan Fujitsu. Separate Keita, demikian namanya, terdiri dari dua bagian. Yaitu layar dan keyboard.
Kedua bagian tersebut dapat terhubung dengan koneksi Bluetooth. Pengguna juga dapat menyatukannya karena punya magnet.

8. RadiaRadia wujudnya hanya berupa lingkaran, namun desainnya berkelas dan tampak premium. Masalahnya, layarnya tidak cukup luas untuk kegiatan multimedia seperti melihat video atau menjelajah internet. Tampaknya hanya nyaman dipakai untuk telepon saja.

9. PebbleWujud ponsel ini memang unik. Bodinya dapat dipisah, dan kemudian di tengah-tengahnya terdapat layar sentuh berukuran mini. Tidak cukup baik untuk multimedia memang, namun setidaknya desainnya lain dari yang lain.

10. Ponsel PlaystationSony Ericsson memang sudah cukup lama mengeluarkan Xperia Play yang dijuluki sebagai ponsel PlayStation. Namun handset konsep ini tampaknya lebih menarik. Layarnya lebih lega dan bentuknya pun keren. 
(fajar.co.id)
Bookmark and Share

Buah Tomat Meningkatkan Jumlah Sperma

Hampir semua orang tahu warna tomat. Warna tomat yang cerah merah banyak membuat orang untuk segera memakannya. Tomat mempunyai banyak sekali khasiat bagi kesehatan tubuh kita. Namun, banyak pula yang tidak senang dengan buah ini karena memiliki rasa agak sedikit kecut. 

Kalau dirunut sejarahnya, tomat bernama latin Lyopercisum esculentum. Pada mulanya ditemukan di sekitar Peru, Ekuador, dan Bolivia. Lain halnya di Perancis, tomat dinamakan "apel cinta" atau pomme d'amour. Kenapa demikian, karena tomat diyakini mampu memulihkan lemah syahwat dan meningkatkan jumlah sperma serta menambah kegesitan. 

Buah tomat yang ada terdapat di pasaran, umumnya memiliki dua warna, yakni merah dan hijau. Namun, tahukah Anda bahwa keduanya memiliki perbedaan kandungan. Buah tomat yang berwarna merah memiliki kandungan vitamin A dan C lima kali lebih banyak daripada yang berwarna hijau. 

Selain itu buah tomat juga memilki kandungan mineral, serat, dan zat fitonutrien. Semua itu sangat menyehatkan tubuh.

"Diharapkan dalam pemilihan buah tomat adalah tomat yang sudah matang atau berwarna merah. Warna ini menentukan kandungan zat aktif di dalamnya," kata Prof. Dr. dr Veni Hadju, Phd., Senin, 28 Agustus.

Veni menjelaskan, tomat memang sangat tinggi vitamin A. Apalagi ada kandungan zat aktif pada kulitnya yang disebut Likopen, bersifat antioksidan tinggi. Jadi, sangat dianjurkan mengonsumsi jus dan saus tomat alami tanpa bahan kimia. Terutama untuk penderita kanker dan untuk mencegah penyakit jantung, serta penyakit degeneratif lainnya. 

Risiko Kanker
Ahli gizi dan menu sehat dari Universitas Muslim Indonsia (UMI), Dr Andi Nurlindah SKM, M.Kes mengatakan, tomat juga mengandung mekanisme pelindung yang lain, seperti fungsi antithrombotic dan anti-radang.

“Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa mengonsumsi tomat dapat mengurangi risiko kanker dan penyakit kardiovaskular, osteoporosis, kerusakan kulit yang disebabkan oleh cahaya ultraviolet, dan disfungsi kognitif,” kata Nurlinda kpada FAJAR, Selasa 28 Agustus.

Lebih lanjut ia menjelaskan, beberapa studi menunjukkan bahwa makan tomat dapat mengurangi risiko kanker. Peneliti di Harvard, kata Nurlinda, melaporkan bahwa pria yang makan lebih dari 10 porsi makanan berbasis tomat setiap hari dapat mengurangi risiko kanker prostat untuk berkembang sebesar 35 persen dibandingkan dengan mereka yang makan lebih sedikit tomat.

Studi lain menunjukkan bahwa konsumsi tomat dapat mengurangi risiko kolorektal, lambung, dan kanker paru-paru serta penyakit jantung.

“Sebuah studi klinis menunjukkan bahwa mengonsumsi ekstrat tomat setiap hari selama delapan minggu, memiliki keterkaitan dengan penurunan signifikan tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien hipertensi ringan dan sedang. Para peneliti berasumsi bahwa efek antihipertensi adalah hasil dari aktivitas antioksidan dari ekstrak tomat ini,” tambah wakil dekan Fakultas Kesehatan UMI ini. (fajar.co.id)
Bookmark and Share

Demi Kesehatan, Matikan Smartphone Anda!


Pengguna smartphone atau alat komunikasi digital lainnya kemungkinan lebih besar terkena risiko gangguan kesehatan ketimbang yang tidak. Karena biasanya mereka akan tetap menggunakannya setelah lepas dari pekerjaan di kantor.
Hal itu seperti diungkapkan dalam penelitian yang baru-baru ini dilakukan seperti dilansir darigeniusbeauty.com.
Para ahli dari Chartered Society of Physiotherapy yang melakukan penelitian sangat prihatin terhadap temuan mereka bahwa ternyata pekerja masih menggunakan smartphone, tablet dan laptop bahkan setelah meninggalkan kantor.
Mereka masih sering melanjutkan pekerjaan dalam perjalanan pulang bahkan ketika sudah tiba di rumah.
Para pengguna pada umumnya, mengeluh mengalami sakit di leher, punggung dan pergelangan tangan mereka. Pekerja kantor tidak beristirahat sejak teknologi modern itu diciptakan dan terus dalam posisi menyala.
Sebuah survei yang dilakukan oleh online menyebutkan lebih dari dua ribu karyawan telah menunjukkan bahwa hampir dua pertiga dari mereka terus bekerja larut malam. Mereka menghabiskan setidaknya dua jam per hari untuk menyelesaikan pekerjaan mereka, meskipun sebenarnya bisa dilakukan pada keesokan harinya .
Menurut ketua Masyarakat Chartered dari Fisioterapi, Dr Helena Johnson, sedikit kerja ekstra di rumah sebenarnya menjadi solusi jangka pendek yang baik untuk masalah mendesak menyelesaikan pekerjaan kantor yang belum terselesaikan.
Namun jika kenyataannya itu dilakukan setiap hari di hari kerja, tentu saja menyebabkan sakit punggung dan sakit leher, serta stres yang terkait dengan kesehatan yang memburuk.
Karena biasanya, mereka yang menggunakan perangkat komunikasi genggam, tidak berpikir tentang postur tubuh mereka.
“Seorang karyawan, kelebihan beban dengan pekerjaan rumah, tidak mungkin untuk melaksanakan tugas kantor dengan baik dan kemudian membawa pulang kerja. Orang perlu belajar cara mematikan smartphone mereka!” kata Dr Helena kata Johnson dalam sebuah wawancara dengan BBC. 
inilah.com
Bookmark and Share

LIKE FOR BLOG