host

Hosting Gratis

Rabu, 11 Juli 2012

Download Contoh Proposal Penelitian Gratis

Bagi kawan-kawan yang butuh contoh proposal penelitian, berikut ini beberapa contoh proposal yang bisa di download secara gratis.
Cara download contoh proposal penelitian ini sangat mudah, yaitu anda tinggal klik link yang tersedia kemudian anda tunggu beberapa saat hingga tombol skip ads muncul. Setelah itu silahkan klik tombol skip ads. Contoh proposal penelitian yang ada akan segera terbuka.....





Proposal kuantitatif
Metode penelitian kuantitaif lebih cocok digunakan untuk meneliti permasalahan yang sudah jelas, dengan data yang teramati dan terukur, dan so peneliti bermaksud menguji hipotesis dan membuat generalisasi.
Proposal Kualitatif
Metode penelitian kualitatif  lebih cocok digunakan untuk meneliti permasalahan dalam situasi sosial yang masih “kabur”, kompleks, dinamis, dan peneliti bermaksud memahami situasi sosial secara lebih mendalam, serta  menemukan hipotesis atau teori
Dibawah ini adalah berbagai contoh proposal dari berbagai bidang ilmu, silahkan di download. Dan maaf masih dalam tahap pencarian data.
Tindakan kelas/sekolah
matematika /pendidikan
  •  Contoh Proposal PTK SD Mata Pelajaran Matematika klik di sini
IPA, Fisika, Kimia, Biologi /pendidikan
  • Contoh Proposal PTK SD Mata Pelajaran IPA klik disini
sosial
Hukum
kesehatan,keperawatan,
  •  Tidak Tersedia
  ekonomi
akuntasi,
pertanian
http://dupena.blogspot.com/
Bookmark and Share

Cara Menyelamatkan Ponsel Basah



hanphone anda basah?mau diapain?COBA YANG INI.

JIKA Anda pernah menjatuhkan telepon seluler (ponsel) di kolam renang, masuk ke dalam mesin cuci, atau terjatuh ke dalam toilet, Anda pasti tahu arti kata "panik." Anda mungkin kehilangan foto-foto baru lahir Anda atau lupa untuk menyimpan seluruh daftar kontak Anda. Selain harga ponsel yang mahal ditambah asuransi yang tidak mencakup kerusakan air. Kuncinya adalah bertindak cepat. Berikut adalah metode yang paling populer untuk menyelamatkan ponsel Anda setelah tercelup dalam minuman atau bak mandi

  1. Ini adalah kebenaran yang diakui secara universal, bahwa langkah pertama yang harus dilakukan adalah melepas baterai. Segera. "Menahan keinginan menyalakan ponsel Anda untuk mengetahui masih berfungsi atau tidak, hanya akan memperparah keadaan," tulis Joel Johnson dari PopularMechanics.com. Keluarkan kartu subscriber identification module (SIM) yang menyimpan sebagian data kontak Anda. 
  2. Tujuan Anda adalah mencoba untuk mempercepat proses pengeringan tanpa merusak ponsel lebih lanjut. Jika ponsel tetap basah terlalu lama akan mulai menimbulkan korosi. Jangan gunakan pengering rambut, karena terlalu panas untuk mengeringkan. Sebuah pilihan yang lebih baik adalah menggunakan pompa angin. Dapat diatur ke tingkat rendah atau kering. 
  3. Seka permukaan ponsel dengan handuk kertas atau kertas toilet. Pastikan Anda mengeringkan hingga ke dalam baterai. Menekan pada layar saat kondisi ponsel dalam keadaan basah dapat menyebabkan kerusakan itu. 
  4. Gunakan kaleng kedap udara, seperti yang dijual dipasaran untuk membersihkan keyboard komputer, untuk mengeringkan setiap kelembaban yang tersisa di telepon. Semprotkan udara pada ponsel sampai Anda memastikan tidak ada area yang basah. 
  5. Rendam ponsel Anda dalam semangkuk beras semalaman. Beras akan menyerap kelembaban yang tersisa. 
  6. Gunakan pompa angin untuk membersihkan ponsel dari debu padi. Pasang kembali kartu SIM dan baterai kemudian nyalakan. 
  7. Jika tidak berhasil, Anda bisa menegeringkan ponsel yang basah tadi di freezer (tips Instructables.com). Pastikan baterai dan kartu SIM sudah dilepas. Bungkus ponsel menggunakan dua hingga tiga lapis kertas toilet. Masukkan ke dalam freezer selama sekitar 15 hingga 20 menit. Aktifkan kembali ponsel Anda. Jika tidak berhasil, artinya Anda tidak mengeringkan ponsel secepat yang diperlukan. Anda harus mengganti ponsel dengan yang baru.

metrotvnews.com
Bookmark and Share

Daging Jenazah Bayi Dijadikan Kapsul Obat di China


Hasil tes laboratorium menunjukkan kapsul yang berasal dari timur laut China itu mengandung DNA manusia, bakteri serta virus yang berbahaya bagi tubuh. Kapsul tersebut diduga justru dapat menimbulkan bahaya kesehatan serius. 


Manusia biasanya mengkonsumsi daging tikus, cacing, atau hewan apapun sebagai obat. Namun, sekarang daging bayi yang sudah meninggal pun juga dikonsumsi sebagai obat.

Aparat bea cukai Korea Utara, tengah menyelidiki kapsul berisi daging jenazah bayi yang diselundupkan dari China. Kapsul tersebut dipercaya dapat meningkatkan stamina para pekerja di China dan juga untuk obat para pasien kanker di Korea Selatan.

Namun, hasil tes laboratorium menunjukkan kapsul yang berasal dari timur laut China itu mengandung DNA manusia, bakteri serta virus yang berbahaya bagi tubuh. Kapsul tersebut diduga justru dapat menimbulkan bahaya kesehatan serius.

Kapsul tersebut diproduksi dari daging bayi yang telah meninggal. Daging bayi itu kemudian dipanaskan dengan kompor dan diproses menjadi bubuk, sebelum akhirnya dimasukkan dalam kapsul obat.

Otoritas kesehatan China menyatakan, tidak pernah menemukan obat yang terbuat dari jasad manusia di negaranya. Mereka juga mengaku memiliki aturan yang ketat terkait penanganan jenazah bayi. Bahkan plasenta sisa aborsi dikategorikan sebagai jasad manusia, sehingga tidak boleh dibuang sebagai sampah medis. Namun, pihaknya berjanji akan menggelar investigasi.

Sejak Agustus 2011, bea cukai Korea Utara telah menemukan 35 kasus upaya penyelundupan kapsul berbahaya tersebut dari China. Ribuan kapsul telah disita hingga kini, namun belum ada langkah hukum bagi pengedar kapsul bayi tersebut.

metrotvnews.com
Bookmark and Share

Sudah Tahu Hipotesis Gaia?


Proses fisik dan biologis Bumi berkaitan erat dan saling membentuk kontrol autonom, perasaan dan sistem. Ada bahan sulfur tertentu yang dihasilkan organisme di lautan dengan kondisi cukup stabil melawan oksidasi di lautan kemudian ditransfer ke udara


Sejumlah ilmuwan Universitas Maryland AS berusaha membuktikan Hipoteis Gaia yang menyebutkan Bumi adalah jenis organisme hidup.
Hipotesis Gaia pertama kali dikemukakan James Lovelock dan Lynn Margulis pada 1970-an. Hipotesis tersebut mengungkapkan, proses fisik dan biologis Bumi berkaitan erat dan saling membentuk kontrol autonom, perasaan dan sistem.
Ilmuwan Universitas Maryland meneliti sulfur Bumi yang diduga memicu interaksi organisme laut, atmosfer dan daratan.
Hipotesis Gaia memprediksi, ada bahan sulfur tertentu yang dihasilkan organisme di lautan dengan kondisi cukup stabil melawan oksidasi di lautan kemudian ditransfer ke udara. Zat tersebut lalu akan mengembalikan lagi ke permukaan daratan. Ilmuwan menduga proses semacam itu adalah dimetilsulfida.
Ilmuwan pun menciptakan alat untuk menelusuri dan mengukur pergerakan sulfur melalui organisme laut, atmosfer dan di daratan. Pengukuran itu mengungkap perbedaan rasio isotop dari dua sulfur yakni dimetilsulfida dan dimetilsulfoniopropionat yang diproduksi macroalga dan fitoplankton.
“Penting menggunakan isotop untuk menelusuri perpuratan material tersebut di laut maupun di atmosfer. Kemampuan melakukannya akan mempermudah kita untuk menjawab misteri iklim bahkan memprediksinya. Hipotesis Gaia juga dapat diuji coba melalui metode ini,” ujar ahli kimia Universitas Maryland, James Farquhar, seperti dilansir website resmi kampus setempat.
Penelitian tersebut telah dipublikasikan melalui Online Early Edition of the Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) awal bulan ini. Naskah penelitian itu ditulis Harry Oduro bersama James Farquhar dan ahli biologi Western Washington University, Kathryn Van Alstyne.
solopos.com
Bookmark and Share

Ingin Tanaman Subur, Perbesar Potnya


Pertumbuhan tanaman ternyata dipengaruhi pertumbuhan akar. Salah satu penelitian mengungkap, memperbesar ukuran pot dua kali sebelumnya dapat memacu pertumbuhan tanaman hingga 40%.
Penelitian tersebut disampaikan dalam diskusi Society for Experimental Biolog di AS pada 30 Juni lalu.
Para peneliti menggunakan metode rekam 3-D MRI untuk memindai akar tanaman. Dari pengamatan tersebut diketahui, akar tanaman bergerak dengan cepat hingga menyentuh dasar pot. Mereka meneliti 65 jenis tanaman antara lain tomat, jagung, kaktur dan gandum dan menemukan hasil yang sama.
“Hasil ini tentu cukup relevan bagi para tukang tebun yang ingin tanamannya tumbuh subur,” ujar kepala peneliti, Hendrik Poorter dari Forschungszentrum J├╝lich, Jerman seperti dilansir Science Daily, Senin (2/7).
Meski begitu, para peneliti belum tahu pasti berapa perbandingan ukuran pot dengan kecenderungan pertumbuhan tanaman. Sementara ini mereka menyimpulkn, pot kecil akan membuat kualitas proses fotosintesis tanaman menurun.
solopos.com
Bookmark and Share

Obat Pereda Nyeri Tingkatkan Risiko Keguguran



SATU DARI ENAM IBU HAMIL MASIH MENGASUP OBAT PEREDA SAKIT MENJELANG DAN DI AWAL KEHAMILAN.


ibu hamil (corbis
Hati-hati mengonsumsi obat penghilang rasa sakit yang mengandung ibuprofren saat merencanakan kehamilan hingga usia kandungan 20 minggu. Sebuah penelitian menemukan, wanita yang mengasup ibuprofen sesaat sebelum hamil hingga usia 20 minggu berisiko dua kali lipat mengalami keguguran.

Para ilmuwan memperingatkan, puluhan ribu ibu hamil mengasup ibuprofen saat kehamilan tanpa menyadari bahayanya. Meskipun ada peringatan jelas mengenai bahaya obat selama kehamilan, satu dari enam ibu hamil masih meminum obat pereda rasa sakit ibuprofen.

Penelitian melibatkan kelompok obat penghilang rasa sakit yang dikenal sebagai non-steroid atau obat anti inflamasi (OAINS) meliputi ibuprofen dan naproxen. Aspirin merupakan salah satu kategori ini meski tak dimasukkan dalam studi. Sementara parasetamol dianggap aman selama kehamilan.

Para peneliti percaya, asupan obat-obatan menyebabkan embrio tidak melekat dalam rahim dengan sempurna sehingga wanita lebih mungkin menderita keguguran atau aborsi spontan.

Sekitar satu dari delapan kehamilan berakhir dengan keguguran, dan mayoritas terjadi dalam 12 minggu pertama. Seringkali, penyebab keguguran belum jelas, namun wanita yang berusia lebih tua, minum minuman beralkohol atau menderita obesitas memiliki risiko jauh lebih tinggi.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Medical Association Kanada melibatkan 47.050 wanita berusia 15-45 tahun. Mereka ditanya apakah mengasup obat penghilang rasa sakit selama dua minggu sebelum hamil hingga 20 minggu pertama kehamilan. Dan, satu dari enam wanita hamil mengaku minum obat penghilang rasa sakit.

Dr Anick Berard dari Universitas Montreal mengatakan, "Kami secara konsisten melihat bahwa risiko aborsi spontan dikaitkan dengan penggunaan diklofenak, naproxen, celecoxib, ibuprofen dan rofecoxib secara sendiri atau dalam kombinasi selama kehamilan. Wanita yang mengasup jenis dan dosis OAINS non-aspirin selama awal kehamilan lebih mungkin untuk memiliki aborsi spontan, " ujarnya seperti dimuat Daily Mail.

Namun, keguguran akibat obat penghilang rasa sakit terbilang kecil. Studi juga tak memperhitungkan penyebab lain seperti merokok dan obesitas. Dr Virginia Beckett, juru bicara untuk Royal College of Obstetricians dan Gynaecologists, mengatakan, "Penting agar setiap wanita mengurangi risiko saat merencanakan dan selama kehamilan untuk mengurangi komplikasi dengan gaya hidup sehat." (eh)

http://penelitianilmiahterbaru.blogspot.com/
Bookmark and Share

Ilmuwan Temukan Bakteri Ekstrim Pemakan Racun


detail beritaSebuah bakteri unik ditemukan dapat bertahan dari racun arsenik. Selain bertahan dari arsenik, bakteri tersebut juga menyatukan racun itu dengan DNA-nya.

Diwartakan Live Science, Selasa (10/7/2012), hasil riset tersebut didetilkan secara daring (online) dalam jurnal Science. Riset baru ini membantah sebuah temuan pada Desember 2010 dan jika dikonfirmasi, riset ini akan merevolusi pendapat kita tentang kehidupan.

"Jika benar temuan ini akan memilikidampak penting bagi pemahaman kita tentang kebutuhan dasar hidup, karena semua bentuk kehidupan yang diketahui di Bumi menggunakan enam elemen yaitu oksigen, karbon, hidrogen, nitrogen, fosfor dan belerang," menurut sebuah pernyataan dimuat dalam Science.

Bila organisme di Bumi ditemukan bertahan hidup tanpa salah satu elemen tersebut, hal ini bisa berarti kehidupan di planet lain (dan juga kita sendiri) akan lebih mudah beradaptasi dari yang diperkirakan.

Pemimpin riset pada 2010 silam, Felisa Wolfe-Simon telah mengakui kadar fosfat dalam penelitiannya sangat rendah. Sehingga, mereka menyimpulkan kontaminasi yang terjadi tidak cukup untuk menumbuhkan GFAJ-1 (nama bakteri tersebut).

Sekarang, dua studi terpisah itu menemukan bahwa medium yang dipakai Wolfe-Simon tidak cukup mengandung fosfat untuk mendukung pertumbuhan GFAJ-1. Pasalnya GFAJ-1, beradaptasi dengan baik di lingkungan dengan kadar arsenik tinggi.

Wolfe-Simon dan rekan-rekannya menemukan bakteri di Danau Mono, California. DI tempat itulah mereka menemukan bukti, extremophiles dapat memakan arsenik untuk bertahan hidup tanpa adanya fosfor. dimana diketahui sebelumnya, fosfor meupakan unsur yang telah lama diidentikan dengan bahan penting yang menopang kehidupan makhluk hidup 
http://penelitianilmiahterbaru.blogspot.com/
Bookmark and Share

LIKE FOR BLOG