host

Hosting Gratis

Minggu, 02 September 2012

ROKOK DAPAT MENYEBABKAN TULANG KEROPOS

Merokok tidak hanya merusak patu-paru dan jantung melainkan juga bisamempercepat keroposnya tulang.
Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa seseorang yang menjalani gaya hidup seperti merokok disebut-sebut pada akhirnya akan cepat memiliki tulang yang keropos atau menderita osteoporosis dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok.

Dilansir Zeenews, penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat menyebutkan mereka yang merokoktanpa sadar akan memproduksi jumlah yang berlebihan dari dua protein yang mendorong pertumbuhan osteoklas, yakni sel-sel penghilang tulang yang pada akhirnya akan melarutkan danmengikis tulang.

Bagi peneliti, kondisi tersebut bukan tidak mungkin akan membuat tulang lebih rentan mengalamiosteoporosis atau pengeroposan tulang. Osteoporosis dapat meningkatkan risiko patah tulang danmenjadi penyebab utama kecacatan pada orang tua.

Dalam penelitiannya, ilmuwan dari American Chemical Society menganalisis perbedaan aktivitas genetik dalam sel sumsum tulang dari perokok dan bukan perokok.

Penelitian yang dipimpin oleh Gary Guishan Xiao menyebutkan bahwa racun dalam asap rokokmelemahkan tulang dengan cara mempengaruhi aktivitas osteoblas, yakni sel-sel yang membanguntulang baru, dan osteoklas, yang mengisap atau merusak tulang yang sudah tua.

Selain itu, disebutkan pula bahwa tubuh perokok kelak akan memproduksi dua protein yangmendorong produksi pemecah tulang osteoklas dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok.
"Yang melemahkan tulang bukanlah racun dalam asap rokok, tetapi jumlah luar biasa besar dari duaprotein yang diproduksi oleh tubuh akibat banyak terpapar banyak asap rokok," ungkap Guishan Xiao.(*)
(beritaonline.web.id)

Terima Kasih atas Kunjungan anda ke REFERENSI PENELITIAN: Halaman web yang mengumpulkan dan update artikel hasil penelitian ilmiah dan referensi penelitian terbaru di bidang sains, teknologi, kesehatan, pendidikan, pertanian, kehutanan, life style, tips, resep dan lain-lain. 
Bookmark and Share

0 komentar:

Poskan Komentar

LIKE FOR BLOG