host

Hosting Gratis
Tampilkan postingan dengan label TESTOSTERON. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TESTOSTERON. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 September 2012

Tauge Dapat Memperbaiki Kualitas Sperma

Setiap 100gr tauge mengandung energi 50 kkal, kalsium 32 mg, potasium 235 mg, besi 897 mg, fosfor 75 mg, seng 960 mg asam folat 160 mg, vitamin C 20 mg dan vitamin B2 163 mg. Vitamin C mulai terbentuk pada hari pertama berkecambah hingga mencapai 15mg per 100 gram setelah 48 jam

JAKARTA, Jaringnews.com - Tauge atau toge sering digunakan sebagi campuran makanan sehari seperti ketoprak, bakso, tahu isi.

Sayuran tunas kacang hijau (phaseolus aureus; latin) ini memang telah diakui secara tradisi turun temurun menjadi ikon lambang kesuburan (fertilitas) pria. Apakah lambang ikon kesuburan pria ini hanya mitos?. Ternyata tidak.

Ini terbukti kandungan vitamin selama proses berkecambah dipercaya sangat berpengaruh terhadap fertilitas:

Vitamin B
Kadar vitamin B akan meningkat 2,5 sampai 3 kali lipat, yang dapat membantu proses pencernaan glukosa ketika glukosa telah dihasilkan maka dia akan memberi masukan pada sel-sel syaraf termasuk sel syaraf pada organ-organ kesuburan pria.

Vitamin C
Mulai terbentuk pada hari pertama berkecambah hingga mencapai 15mg per 100 gram setelah 48 jam. Vitamin C ini berfungsi untuk kesuburan (fertilitas) pria jika kekurangan dalam mengonsumsi vitamin C ini dapat mengakibatkan sel sperma menjadi lengket yang akan menggangu pembuahan sel telur karena sel sperma akan sulit mencapai sel telur.

Vitamin E
Vitamin E akan mengalami peningkatan selama berkecambah dari dari 24-230 mg per 100 gram biji kering menjadi 117-662 mg per 100 gram kecambah. Vitamin ini dikenal untuk kesuburan karena berfungsi dalam pembentukan testoteron yang diperlukan kejantanan pria.

Antioksidan yang terdapat dalam vitamin E ini dapat melindungi sel-sel telur (spermatozoa) dari berbagai kerusakan akibat serangan radikal bebas.

Sehingga kandungan tersebut menganjurkan pasangan yang infertil untuk mengonsumsi tauge, dengan kandungan gizi yang terdeteksi adalah setiap 100gr tauge mengandung energi 50 kkal, kalsium 32 mg, potasium 235 mg, besi 897 mg, fosfor 75 mg, seng 960 mg asam folat 160 mg, vitamin C 20 mg dan vitamin B2 163 mg.

Selama proses berkecambah juga terjadi hidrolisis protein yang menyebabakan kenaikan kadar asam amino (unsur- unsur yang membentuk protein) di dalam kecambah. Dalam penelitian mengatakan bahwa tauge merupakan sumber asam amino esensial yang sangat potensial dengan komposisi yang lebih baik dibandingkan dengan kedelai, seperti dikutip dari info bank of science  
Namun, harus diingat, jangan memasak tauge sampai terlalu matang, sebab memasak terlalu lama akan menghilangkan zat-zat baik pada kandungan sayur penyubur pria ini.
(JARINGNEWS.COM)
Bookmark and Share

Kamis, 30 Agustus 2012

Jari Tangan Ungkap Kecerdasan Seseorang

Ilustrasi jari tanganBila jari manis lebih panjang daripada jari telunjuk, cenderung unggul kemampuan matematikanya.

Menentukan kecerdasan seseorang tak bisa hanya mengandalkan tampilan fisik, karena seringkali kita menemukan fakta yang berseberangan. 

Seseorang yang penampilan fisiknya menarik ternyata tak berkorelasi positif dengan kemampuan otaknya yang cerdas, dan sebaliknya.

Lantas bagaimana cara mudah untuk mengukur kecerdasan seseorang tanpa perlu menjalani psikotes atau tes intelegensia? 

Mark Brosnan, peneliti dari Universitas Bath mengatakan, ada bagian tubuh manusia yang bisa digunakan untuk mengungkapkan kecerdasan seseorang, yaitu dengan melihat perbandingan panjang jari manis dan jari telunjuknya.

Orang yang memiliki jari manis lebih panjang daripada jari telunjuk, lanjutnya, cenderung punya  kemampuan matematika yang lebih tinggi ketimbang kemampuan verbal dan bahasa.

Jika perbandingan sebaliknya, umumnya memiliki kemampuan verbal seperti menulis dan membaca yang lebih baik ketimbang matematika.

"Panjang jari-jari tangan merefleksikan perkembangan bagian-bagian di otak," jelas Brosnan.

Para ilmuwan telah lama mengetahui bahwa pertumbuhan jari-jari tangan manusia berbeda-beda, tergantung kadar hormon testosteron dan estrogen di dalam rahim saat bayi dikandung ibunya.

Kadar testosteron yang tinggi diyakini mendukung perkembangan bagian otak yang berhubungan dengan kemampuan matematika dan pandang ruang.

Hormon itu pula yang menyebabkan jari manis tumbuh lebih panjang. Begitu pula dengan estrogen yang juga mendorong efek yang sama pada bagian otak, tapi yang berhubungan dengan kemampuan verbal.

Hormon ini juga mendukung pertumbuhan jari telunjuk, sehingga lebih panjang daripada jari manis. (beritasatu.com)

Terima Kasih atas Kunjungan anda ke REFERENSI PENELITIAN: Halaman web yang mengumpulkan dan update artikel hasil penelitian ilmiah dan referensi penelitian terbaru di bidang sains, teknologi, kesehatan, pendidikan, pertanian, kehutanan, life style, tips, resep dan lain-lain. 
Bookmark and Share
Bisnis 100% Tanpa Modal

LIKE FOR BLOG