host

Hosting Gratis
Tampilkan postingan dengan label KEKEBALAN TUBUH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KEKEBALAN TUBUH. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 September 2012

Peneliti Ciptakan Obat Penurun Kolesterol Tanpa Efek Samping

Ada harapan baru bagi mereka yang memiliki masalah kolesterol. Kini ilmuwan dari University of Edinburgh, Inggris, melakukan penelitian jangka panjang. Penelitian itu untuk menemukan generasi obat baru yang bisa mengurangi tingkat kolesterol buruk dalam darah tanpa menimbulkan efek samping berbahaya pada tubuh.

Saat ini, sebagian besar obat-obatan pengontrol kolesterol menggunakan statin sebagai bahan aktif utama. Statin itu terbukti menunjukkan sejumlah efek samping mengkhawatirkan. Mulai dari nyeri otot, masalah usus, penyempitan pembuluh darah, hingga diabetes.

Pemimpin penelitian, Profesor Peter Ghazal, menjelaskan, obat baru yang mereka ciptakan berdasarkan pada hormon khusus. Hormon itu menginduksi sistem kekebalan tubuh untuk melawan tingkat kolesterol tinggi secara mandiri, seperti melawan infeksi virus.

Penemuan ini memungkinkan tubuh menurunkan kolesterol dengan cara yang jauh lebih halus dan aman ketimbang menggunakan metode lama berbasis statin. Obat baru ini akan tersedia dalam waktu lima tahun
(METROTVNEWS)
Bookmark and Share

Jumat, 07 September 2012

Bubble Tea Dapat Menyebabkan Kanker?

Bubble Tea Dapat Menyebabkan Kanker?Bola-bola hitam seukuran kelereng mungil dalam bubble teabiasa disebut tapioca pearl atau boba. Tekstur kenyalnya membuat minuman semakin enak. Namun, boba dikabarkan mengandung bahan nonpangan yang dapat menyebabkan kanker. Benarkah?

Bubble tea pertama kali dibuat pada tahun 1980-an di Taiwan. Seiring waktu, minuman ini populer di Asia Timur dan Tenggara, termasuk Indonesia. Meski bubble drink sudah lama ada di sini, ketenarannya kembali naik karena kehadiran beberapa franchise bubble tea asal Taiwan. Antriannya tak pernah sepi. Kebanyakan penggemarnya adalah remaja dan anak-anak.

Tren bubble tea juga mulai menyebar ke Amerika Utara dan Eropa, salah satunya adalah Jerman. Namun, baru-baru ini New York Postmelansir kabar mengejutkan. Otoritas kesehatan Jerman melarangbubble tea asal Taiwan karena dapat membuat anak tersedak dan mengandung bahan kimia penyebab kanker.

Peneliti dari University Hospital Aachen, Jerman, mengambil sampelbubble tea dari sebuah merk waralaba di Mönchengladbach, Jerman.Tapioca pearlnya berasal dari Taiwan. Setelah diteliti, boba tersebut mengandung polychlorinated biphenyls (PCB) seperti styreneacetophenone, dan zat-zat brominate. PCB merupakan bahan nonpangan dan dapat menyebabkan kanker.

Menurut Environmental Protection Agency (EPA) Amerika Serikat, PCB juga menyebabkan penyakit non kanker pada hewan. Zat ini dapat menimbulkan gangguan pada sistem kekebalan tubuh, reproduksi, syaraf, endokrin, serta dampak kesehatan lain pada tubuh. Biasanya, PCB digunakan sebagai pendingin dan pelumas untuk berbagai alat elektronik.

German Federal Institute for Risk Assessment juga mengeluarkan peringatan tentang bahaya tersedak boba pada anak berusia kurang dari 4 tahun. "Ada risiko benda asing secara tak sengaja masuk ke paru-paru saat menyedot boba," ujar Dr. Andreas Hensel. Meski demikian, sampai saat ini belum ada laporan mengenai insiden terkait bubble tea.
(DETIK.COM)
Bookmark and Share
Bisnis 100% Tanpa Modal

LIKE FOR BLOG