host

Hosting Gratis
Tampilkan postingan dengan label BUAH-SAYURAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BUAH-SAYURAN. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Oktober 2012

6 Buah Segar yang Bisa Meningkatkan Kualitas Otak

Selain segar saat dimakan, buah-buahan memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Enam jenis buah berikut bahkan bisa membantu meningkatkan kemampuan otak. 

Keluarga berry 
Stroberi atau blueberry dipercaya bermanfaat bagi kesehatan otak. Hasil penelitian Dr. Elizabeth Devore bersama timnya dari Harvard Medical School menemukan, wanita yang lebih sering mengonsumsi blueberry dan stroberi punya memori yang lebih baik saat mereka memasuki usia senja. 

Sebabnya adalah kandungan anthocyanidins, salah satu jenis antioksidan yang tersimpan dalam buah tersebut. Antioksidan tersebut dipercaya membawa manfaat untuk mencegah kerusakan dan membantu memperbaiki sel-sel otak. 

Apel 
Buah apel, yang dikenal banyak manfaat, juga bisa membawa pengaruh baik untuk kesehatan otak. Zat quercetin yang terkandung dalam buah apel ternyata bisa membantu melindungi sel otak dari kerusakan akibat radikal bebas. Kerusakan otak ini jika tidak dicegah bisa menyebabkan risiko terkena penyakit Alzheimer. 

Karena itu, tidak ada salahnya mengonsumsi satu buah apel setidaknya dalam sehari. Selain baik untuk otak, apel juga dikenal kaya akan antioksidan yang baik untuk pertahanan tubuh. Menurut penelitian oleh lembaga Agriculture and Agri-Food dari Kanada, Apel merah memiliki kandungan antioksidan paling tinggi dibanding warna lain yang lebih pucat. 


Jeruk 
Kaya akan vitamin C, jeruk terkenal memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Vitamin C yang tinggi tentu menjadi pelindung yang baik untuk tubuh dari berbagai penyakit. Namun kandungan flavonoids dalam jeruklah yang bermanfaat untuk otak. Sebagai antioksidan, flavonoids bisa melawan efek buruk radikal bebas yang membahayakan otak. 

Baik dalam bentuk jus maupun dalam bentuk buah segar, manfaat yang terdapat dalam jeruk bisa dinikmati tubuh. Satu gelas jus jeruk atau satu buah jeruk segar, merupakan makanan yang tepat untuk memulai hari dengan semangat.

Delima 

Buah delima (atau yang kini populer dengan sebutan buah pome) juga bisa jadi salah satu pilihan. Buah ini lebih populer dinikmati dalam bentuk jus karena tekstur buahnya yang memiliki banyak biji kecil. Menurut ahli kesehatan David Perlmutter, MD yang merilis buku berjudul 'The Better Brain Book', bagian tubuh paling sensitif terhadap serangan radikal bebas adalah otak. 

Delima mengandung antioksidan tinggi yang mampu melawan serangan radikal bebas. Namun perlu diperhatikan jika memilih meminum jus yang sudah jadi. Pelajari komposisi bahan dan jumlah kalori dalam satu gelas jus tersebut. Umumnya jus tersebut telah dicampur dengan gula serta bahan lain yang membuat rasanya lebih nikmat. Karena itu pastikan berapa gelas yang bisa Anda minum agar tak melebihi  kebutuhan kalori harian. 

Avokad 
Avokad memang tergolong buah berlemak. Namun konsumsi dalam jumlah yang tepat bisa membantu Anda melancarkan aliran darah. Lemak tak jenuh yang terkandung dalam avokad bisa membantu melancarkan aliran darah. Aliran darah yang lancar tentunya bisa membantu membuat otak lebih sehat. 

Manfaat lain avokad adalah membantu menurunkan tekanan darah. Tekanan darah yang sehat tentunya juga baik untuk peningkatakan kualitas otak. Tetapi batasi konsumsi Anda dalam satu hari. Karena mengandung kalori yang tinggi, cukup nikmati 1/4 sampai 1/2 buah avokad dalam sehari. Sebisa mungkin tanpa tambahan kalori dari gula atau susu. 

Tomat 

Tomat memiliki kandungan lycopene yang tinggi. Lycopene merupakan salah satu jenis antioksidan yang bermanfaat dalam menangkal radikal bebas. Serangan radikal bebas pada otak bisa menimbulkan kerusakan yang berisiko menyebabkan penyakit Alzheimer. 

Tim peneliti dari Institut Penelitian Kesehatan dan Medis Prancis mengatakan, salah satu sebab penuaan otak adalah karena kekurangan lycopene dan zeaxanthin dalam tubuh. Dua jenis antioksidan ini banyak ditemukan dalam buah dan sayur, salah satunya tomat. Studi ini dilakukan sejak tahun 1991 dan melibatkan 1400 orang dalam rentang usia 60-70 tahun. Tidak ada alasan lagi untuk melewatkan potongan tomat dalam salad atau jus tomat yang segar bukan?
Bookmark and Share

Jumat, 21 September 2012

Buah-buahan Pelindung Jantung


Kekurangan kalium di dalam darah (hipokalemia) bisa menyebabkan gangguan jantung. Selain untuk kontraksi otot-otot tubuh, kalium juga berfungsi sebagai pengantar listrik persyarafan seluruh tubuh. Kalium yang memadai dalam tubuh berfungsi sebagai penyeimbang asam-basa tubuh.
Gangguan keseimbangan ini akan mengganggu kondisi tubuh secara keseluruhan. Ketidakseimbangan ini lebih mencemaskan bila sudah mengganggu fungsi jantung sehingga terjadi gangguan irama jantung.
Untuk mencegahnya, penuhi kebutuhan kalium tubuh. Kalium bisa didapatkan dari susu skim, burger, daging, dan tomat. Namun, asupan kalium terbesar bisa didapatkan dari buah-buahan.
Di antara buah-buahan, semangka dan pisang paling banyak kandungan kalium. Sedikitnya 1-2 buah pisang sehari mencukupi kebutuhan tubuh akan kalium.
Sumber kalium lain adalah kurma dan kismis. Tomat juga lumayan banyak mengandung kalium. Dalam takarang sedang, tomat memberikan 340 mg kalium, separuh kandungan kalium dalam pisang. Selain itu jeruk, alpukat, dan stroberi sama banyak kandungan kaliumnya.
(KOMPAS)
Bookmark and Share

Jumat, 07 September 2012

Manfaat Ketumbar Membunuh Bakteri

Banyak yang sering berpikir bahwa tanaman herbal dan rempah hanya berperan sebagai bumbu untuk masak. Padahal beberapa jenis herbal mengandung banyak vitamin, mineral, dan antioksidan tinggi.

Contohnya daun kemangi, peterseli yang memiliki kandungan vitamin A dan C. Peneliti bahkan sudah membuktikan berbagai manfaat kesehatan dari beberapa herba bagi manusia. Sebagaiman dilansir  My Health News Daily (31/08), terdapat beberapa jenis herba yang sebaiknya lebih sering Anda konsumsi karena memiliki banyak manfaat kesehatan.

 Minyak Oregano.
Sebuah penelitian di Journal of Essential Oil Research pada tahun 1998, menunjukkan minyak pada herbal oregano ampuh membunuh bakteri dan jamur tertentu. Sebelumnya, penelitian tahun 1997 oleh para ahli dari Cornell University juga menemukan fakta serupa.
Peneliti menemukan bahwa oregano bisa membunuh bakteri dalam jumlah lebih banyak dalam tubuh.

Daun Ketumbar.
Daunnya ampuh mematikan bakteri Listeria monocytogenes. Demikian menurut penelitian dalamInternational Journal of Food Microbiology tahun 2002.

Bakteri tersebut tergolong berbahaya dan biasa ditemukan dalam makanan. Misalnya susu mentah, susu yang pasteurisasinya kurang benar, keju, es krim, sayuran mentah, sosis fermentasi, daging merah, unggas dan ikan mentah, daging unggas yang sudah dimasak, dan ikan asap.

Curcumin.
Curcumin adalah senyawa yang ditemukan dalam kunyit. Beberapa manfaat kesehatan curcumin adalah mencegah diabetes, demikian menurut penelitian dalam jurnal Diabetes Care pada tahun 2012. Mengonsumsi curcumin alami dari masakan dengan bumbu kunyit lebih disarankan daripada minum suplemen atau multivitamin.
( http://jaringnews.com )

Bookmark and Share

Kamis, 06 September 2012

Makan Buah Anggur Bikin Jantung Pria Lebih Sehat

Makan Buah Anggur Bikin Jantung Pria Lebih SehatBuah yang banyak digemari orang ini, selain kaya akan antioksidan ternyata mempunyai manfaat lain bagi kesehatan jantung pria. Sebuah penelitian baru mengungkapkan bahwa mengkonsumsi buah anggur dapat membantu melindungi kesehatan jantung dengan sindrom metabolik.

Peneliti mengamati pengurangan faktor risiko utama penyakit jantung pada pria dengan sindrom metabolik. Caranya, dengan mengurangi tekanan darah, meningkatkan aliran darah, dan mengurangi peradangan. Komponen alami yang ditemukan dalam anggur, yang dikenal sebagai polifenol, dianggap bertanggung jawab atas efek yang menguntungkan ini.

Penelitian tersebut dipimpin oleh peneliti utama, yaitu Dr. Maria Luz Fernandez dan Jacqueline Barona, seorang mahasiswa PhD di laboratorium Dr. Fernandez di Department of Nutritional Sciences dari University of Connecticut.

Penelitian yang dipimpin Dr. Maria Luz Fernandez tersebut, melibatkan pria berusia 30 dan 70 tahun dengan sindrom metabolik yang dipilih secara acak. Diyakini bahwa penelitian tersebut adalah penelitian yang pertama yang melihat dampak dari buah anggur pada sindrom metabolik.

Sindrom metabolik adalah kondisi dimana seseorang mengalami tekanan darah meningkat, tingkat gula darah tinggi, kelebihan lemak tubuh di sekitar pinggang atau HDL (kolestrerol baik) rendah, dan trigliserida darah meningkat. Hal tersebut terjadi secara bersama-sama dan secara signifikan meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

Sindrom metabolik merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama dan meningkat, terutama di Amerika Serikat. Dalam penelitian tersebut, secara acak para peserta disuruh untuk mengonsumsi anggur dalam bentuk bubuk anggur kering yang dibekukan atau bubuk plasebo, dalam waktu empat minggu

Setelah minggu ke-3 yaitu periode “pembersihan”, para peserta diminta untuk tidak lagi mengonsumsi anggur atau plasebo, kemudian mereka diarahkan untuk pengobatan alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta yang mengonsumsi anggur memiliki penurunan yang signifikan pada tekanan darah dan senyawa yang terkait dengan peradangan, serta meningkatkan aliran darah.

“Hasil ini menunjukkan bahwa mengonsumsi anggur dapat memperbaiki faktor risiko penting yang terkait dengan penyakit jantung pada orang yang sudah berisiko tinggi.” kata Fernandez. Penelitian tersebut telah dipublikasiklan dalam Journal of Nutrition.
(detik.com)
Bookmark and Share

Minggu, 02 September 2012

Warna Kulit Menunjukkan Kadar Kesehatan

Menentukan seseorang sehat atau tidak ternyata bisa dilihat dari warna kulitnya. Gaya hidup sehat dengan diet yang benar merupakan cara mendapatkan kulit sehat yang lebih baik.

Peneliti dari Universities of Bristol and St. Andrews di Inggris, melakukan penelitian untuk menentukan seberapa sehat seseorang berdasarkan warna kulitnya. Hasil penelitian ini dipublikasikan dalam Springer's International Journal of Primatology.

"Sebagian besar penelitian sebelumnya hanya terfokuskan pada bentuk wajah dan tekstur kulit, tapi salah satu variabel yang paling karakteristik dari wajah adalah warna kulitnya," ujar Dr Ian Stephen dari University of Bristol, seperti dikutip dari Medicalnewstoday.

Dari hasil penelitian terhadap ras kaukasia (orang berkulit putih) didapatkan bahwa:

1. Kulit yang berwarna sedikit merah berarti tubuh penuh darah dan oksigen yang mengisyaratkan jantung dan paru-paru yang sehat. Ini mendukung penelitian sebelumnya yang menunjukkan warna kulit sedikit memerah berarti sehat.
2. Warna kulit kurang cerah kemungkinan bermasalah dengan diabetes atau jantung akibat adanya penyumbatan pembuluh darah dalam kulit.
3. Warna kulit kuning sehat menunjukkan orang tersebut sering mengonsumsi buah-buahan dan sayur karena warnanya dihasilkan oleh pigmen karotenoid. Pigmen ini adalah antioksidan kuat untuk menyerap senyawa berbahaya yang dihasilkan tubuh ketika memerangi suatu penyakit. Dan ini juga penting untuk kekebalan tubuh serta bisa mencegah kanker.

"Di beberapa negara barat, masyarakat sering berpikir bahwa sinar matahari adalah cara terbaik untuk meningkatkan warna kulit. Tapi penelitian kami menunjukkan gaya hidup sehat dengan diet yang benar merupakan cara mendapatkan kulit sehat yang lebih baik," ungkap Stephen.

"Penelitian ini sangat menarik dan dapat memberikan seseorang isyarat mengenai kesehatannya," ujar Professor David Perrett, kepala Perception Lab di University of St. Andrews.(bs)
(cybermed.cbn.net.id)


Terima Kasih atas Kunjungan anda ke REFERENSI PENELITIAN: Halaman web yang mengumpulkan dan update artikel penelitian dan referensi penelitian terbaru di bidang sains, teknologi, kesehatan, pendidikan, pertanian, kehutanan, life style, tips, resep dan lain-lain. 
Tinggalkan saran dan komentar anda di kotak komentar, Please!
Bookmark and Share

Rabu, 29 Agustus 2012

Buah Tomat Meningkatkan Jumlah Sperma

Hampir semua orang tahu warna tomat. Warna tomat yang cerah merah banyak membuat orang untuk segera memakannya. Tomat mempunyai banyak sekali khasiat bagi kesehatan tubuh kita. Namun, banyak pula yang tidak senang dengan buah ini karena memiliki rasa agak sedikit kecut. 

Kalau dirunut sejarahnya, tomat bernama latin Lyopercisum esculentum. Pada mulanya ditemukan di sekitar Peru, Ekuador, dan Bolivia. Lain halnya di Perancis, tomat dinamakan "apel cinta" atau pomme d'amour. Kenapa demikian, karena tomat diyakini mampu memulihkan lemah syahwat dan meningkatkan jumlah sperma serta menambah kegesitan. 

Buah tomat yang ada terdapat di pasaran, umumnya memiliki dua warna, yakni merah dan hijau. Namun, tahukah Anda bahwa keduanya memiliki perbedaan kandungan. Buah tomat yang berwarna merah memiliki kandungan vitamin A dan C lima kali lebih banyak daripada yang berwarna hijau. 

Selain itu buah tomat juga memilki kandungan mineral, serat, dan zat fitonutrien. Semua itu sangat menyehatkan tubuh.

"Diharapkan dalam pemilihan buah tomat adalah tomat yang sudah matang atau berwarna merah. Warna ini menentukan kandungan zat aktif di dalamnya," kata Prof. Dr. dr Veni Hadju, Phd., Senin, 28 Agustus.

Veni menjelaskan, tomat memang sangat tinggi vitamin A. Apalagi ada kandungan zat aktif pada kulitnya yang disebut Likopen, bersifat antioksidan tinggi. Jadi, sangat dianjurkan mengonsumsi jus dan saus tomat alami tanpa bahan kimia. Terutama untuk penderita kanker dan untuk mencegah penyakit jantung, serta penyakit degeneratif lainnya. 

Risiko Kanker
Ahli gizi dan menu sehat dari Universitas Muslim Indonsia (UMI), Dr Andi Nurlindah SKM, M.Kes mengatakan, tomat juga mengandung mekanisme pelindung yang lain, seperti fungsi antithrombotic dan anti-radang.

“Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa mengonsumsi tomat dapat mengurangi risiko kanker dan penyakit kardiovaskular, osteoporosis, kerusakan kulit yang disebabkan oleh cahaya ultraviolet, dan disfungsi kognitif,” kata Nurlinda kpada FAJAR, Selasa 28 Agustus.

Lebih lanjut ia menjelaskan, beberapa studi menunjukkan bahwa makan tomat dapat mengurangi risiko kanker. Peneliti di Harvard, kata Nurlinda, melaporkan bahwa pria yang makan lebih dari 10 porsi makanan berbasis tomat setiap hari dapat mengurangi risiko kanker prostat untuk berkembang sebesar 35 persen dibandingkan dengan mereka yang makan lebih sedikit tomat.

Studi lain menunjukkan bahwa konsumsi tomat dapat mengurangi risiko kolorektal, lambung, dan kanker paru-paru serta penyakit jantung.

“Sebuah studi klinis menunjukkan bahwa mengonsumsi ekstrat tomat setiap hari selama delapan minggu, memiliki keterkaitan dengan penurunan signifikan tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien hipertensi ringan dan sedang. Para peneliti berasumsi bahwa efek antihipertensi adalah hasil dari aktivitas antioksidan dari ekstrak tomat ini,” tambah wakil dekan Fakultas Kesehatan UMI ini. (fajar.co.id)
Bookmark and Share

Sabtu, 18 Agustus 2012

24 Buah Tersehat di Dunia

Bijaklah memilih makanan supaya tubuh senantiasa sehat dan terlindung dari penyakit. Demikian pula halnya dengan memilih buah-buahan. Para pakar nutrisi telah mengelompokkan beberapa buah yang dianggap sebagai "buah super".

Keri Glassman, pendiri NutritiousLifeMeals.com serta penulis buku Slim Calm Sexy Diet, mengatakan, agar buah-buah "super" ini terasa manfaatnya maka sebaiknya dikonsumsi secara langsung, bukan olahan. Saat Anda selesai membeli, segeralah makan buah yang masih dalam kondisi segar. Para ahli menyarankan, makanlah buah-buah super berikut ini sebanyak 5-9 porsi dalam sehari.

1. Acai berry
Buah ini memiliki kandungan antioksidan tinggi dibandingkan buah berry lainnya. Namun, buah ini sulit didapatkan dalam kondisi segar karena asalnya dari Brasil. Untuk itu, saran Glassman, Anda dapat menggunakan acai berry yang diolah berbentuk bubuk kemudian dicampur pada smoothie.

2. Apel
Apel adalah buah kaya serat. Pada bagian kulitnya baik apel warna merah maupun hijau memiliki kandungan quercetin, yang membantu melindungi Anda dari penyakit jantung dan alergi. Sebuah studi dari St George Hospital Medical School di London menemukan bahwa orang yang makan lima atau lebih buah apel memiliki fungsi paru-paru lebih baik.

3. Alpukat
Alpukat memiliki kandungan lemak tak jenuh yang dapat membantu menurunkan kolesterol jahat pada tubuh, sekaligus meningkatkan jumlah kolesterol baik. Lemak sehat dalam alpukat membantu penyerapan beta karoten dan likopen yang penting untuk kesehatan jantung.

4. Pisang
Buah pisang memiliki kandungan kalium yang membantu menurunkan tekanan darah Anda. Pisang adalah salah satu sumber karbohidrat sehat yang membantu meningkatkan metabolisme.

5. Blackberry
Blackberry merupakan buah kaya antioksidan. Menurut USDA, buah ini kaya polifenol yang dapat membantu mencegah penyakit jantung, kanker, dan osteoporosis.

6. Blueberry
Menurut penelitian, kadar flavonoid tinggi pada blueberry membantu menjaga fungsi otak seiring pertumbuhan usia. Tentunya bila dikonsumsi secara teratur. Wanita yang mengonsumsi blueberry mengalami perlambatan penuaan 2,5 tahun. Buah ini juga kaya mangan yang penting dalam proses metabolisme sehingga membuat Anda tetap langsing dan berenergi.

7. Blewah
Untuk mendapatkan kulit cerah dan lebih muda, coba pertimbangkan buah satu ini. Masuk dalam kategori buah super, karena blewah memiliki kandungan vitamin A berikut turunannya yang dapat meningkatkan reproduksi sel pada tubuh.

8. Buah Ceri
Ceri kaya akan antioksidan yang dapat mengurangi peradangan, trigliserida rendah, dan mengurangi kolesterol. Dalam penelitian terbaru di University of Michigan, ditemukan bahwa ceri dapat menurunkan peradangan pembuluh darah sampai 50 persen. Ceri juga baik untuk menurunkan berat badan dan kadar kolesterol.

9. Jeruk nipis
Baik jeruk nipis maupun jeruk keprok adalah buah sarat vitamin C. Vitamin C ini dapat memperbaiki kerusakan pada tubuh akibat paparan sinar matahari, mengatur kelenjar minyak, bahkan mencegah bintik-bintik tanda penuaan.

10. Cranberry
Buah ini sangat bersahabat terutama untuk perempuan. Cranberry dapat mencegah infeksi saluran kecing dan membantu melawan penyakit yang jauh lebih menakutkan, kanker ovarium. Buah ini, menurut studi Universitas Rutgers, digunakan untuk meningkatkan efektivitas obat kemoterapi. Meminum jus cranberry tanpa gula setiap hari meningkatkan lemak baik bagi tubuh.

11. Buah naga
Empat tahun lalu, sebuah penelitian di Universitas Putra Malaysia menemukan bahwa tubuh kita butuh asam lemak esensial. Sayangnya, asam lemak ini tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Buah naga memiliki kandungan tersebut. Selain asam esensial, ada juga asam oleat yang membantu menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik.

12. Anggur
Anggur masuk sebagai buah super karena kaya kandungan antioksidan yang disebut resveratrol. Kandungan ini akan membuat jantung lebih sehat. Para peneliti menemukan bahwa senyawa dalam ekstrak biji anggur akan melambatkan penyakit Alzheimer, mengalahkan sel-sel kanker di kepala dan leher.

13. Jeruk grapefruit
Konsumsi jeruk ini dapat menyehatkan jantung Anda. Buah ini juga membantu menurunkan kolesterol jahat. Penelitian terbaru, grapefruit bisa menghambat kerja enzim di dinding usus yang memperlambat masuknya obat ke aliran darah.

14. Kiwi
Jika Anda memiliki keluhan soal pencernaan, maka kiwi adalah jawabannya. Dalam sebuah penelitian, orang yang memiliki sindrom iritasi usus mengalami pengurangan gejala karena mengonsumsi dua kiwi sehari selama enam minggu. Bagi kulit, kiwi juga baik karena kaya serat dan memiliki prebiotik karbohidrat yang kompleks.

15. Orange
Buah ini sangat direkomendasikan untuk sistem kekebalan tubuh. Buah ini adalah sumber serat, kalium, kalsium, dan vitamin B 6 folat.

16. Pepaya
Pepaya adalah buah tropis yang penuh vitamin C. Selain itu, buah ini juga sumber vitamin A dan E, dua antioksidan kuat untuk melindungi diri dari penyakit jantung dan kanker usus besar.

17. Nanas
Nanas mengandung bromelain, yakni suatu enzim pencerna yang membantu memecah makanan untuk mengurangi kembung.

18. Plum
Plum mengandung antioksidan yang disebut asam chlorogenic. Menurut para peneliti dari Perancis, antioksidan dalam plum dapat menurunkan perilaku cemas.

19. Delima
Delima mengalahkan anggur merah untuk kandungan antioksidannya. 

20. Buah labu
Labu sebenarnya buah yang kaya dengan beta karoten. Jika dikombinasikan dengan kalium maka dapat membantu mencegah penyakit tekanan darah tinggi.

21. Rasberry
Buah ini kaya serat, penuh vitamin C, dan mangan.

22. Strawberry
Buah ini penuh dengan vitamin C, sumber asam folat yang dapat membantu melindungi jantung Anda. Buah ini juga dapat memutihkan gigi secara alami.

23. Tomat
Tomat masuk ke dalam buah super, meskipun banyak orang masih menganggapnya sebagai sayur. Tomat memiliki kandungan antioksidan disebut likopen yang sangat jarang ditemukan pada buah super lainnya. Buah ini memiliki vitamin C tinggi, kalium, dan serat, serta kalorinya rendah.

24. Semangka
Semangka adalah salah satu buah dengan sumber vitamin A dan C. Buah ini memiliki likopen dua kali lebih banyak dibandingkan tomat.

kompas.com
Bookmark and Share

Minggu, 15 Juli 2012

Kebiasaan Hidup yang Bisa Memicu Kanker

imgJumlah orang Indonesia yang terkena kanker semakin meningkat. Kondisi ini diketahui dipengaruhi oleh berbagai faktor, tapi sebenarnya kebiasaan hidup orang Indonesia seperti apa yang bisa memicu kanker?

Dokter yang sering menangani masalah kanker yakni dr Sonar Sony Panigoro, SpB(K)Onk dan DR Dr Aru Sudoyo, SppD, K-HOM, FINASIM, FACP mencatat ada beberapa kebiasaan orang Indonesia yang bisa memicu kanker.

Kebiasaan orang Indonesia yang bisa memicu kanker itu antara lain:

1. Merokok

Kandungan nikotin, tar dan zat beracun rokok lainnya bisa memicu berbagai jenis kanker diantaranya kanker paru, kanker mulut terutama pada orang yang mengunyah tembakau, kanker larynx, nasofaring, esophagus dan colon (usus besar).

2. Suka makan yang serba digoreng

Makanan yang digoreng pada suhu tinggi seperti kentang goreng atau gorengan bisa memicu terbentuknya senyawa akrilamid yang efeknya menyebabkan kerusakan pada inti sel. Serta beberapa senyawa seperti formalin atau boraks yang diketahui bisa bertindak seperti karsinogen.

3. Suka makanan berlemak dan berkabohidrat tinggi

Makanan tinggi lemak membuat kotoran lambat keluar, jaringan tumbuh yang tidak terkontrol dan memicu kanker usus besar.

4. Tidak suka makan sayuran

Serat mampu mengatur kadar gula darah dan menurunkan kadar kolesterol darah. Makanan yang mengandung serat akan membantu memperlancar keluarnya kotoran dari dalam usus.

Tapi jika hanya sedikit atau tidak tersedia serat sama sekali maka sisa-sisa makanan ini akan menumpuk di usus besar yang lama-kelamaan bisa menimbulkan masalah serius salah satunya adalah usus besar.

5. Kurang banyak bergerak

Tubuh manusia didesain untuk selalu bergerak sehingga sangat dianjurkan untuk rajin bergerak atau olahraga.

Orang yang jarang bergerak akan membuat tubuhnya gemuk dan bergelambir karena kelebihan lemak. Kurang olahraga juga menyebabkan wajah seseorang cenderung tampak lesu, letih sepanjang hari dan kurang bergairah.

Risiko kanker pada pria meningkat 45 persen akibat tidak pernah berolahraga, sementara pada wanita peningkatannya lebih kecil yakni 28 pesen.

6. Malas melakukan pemeriksaan berkala meski badan sudah ada gejala

Untuk itu pemeriksaan untuk kanker yang mudah dideteksi seperti payudara dan juga serviks perlu lebih digalakkan lagi sebagai bentuk deteksi dini

Meski beberapa orang beranggapan kanker adalah penyakit yang diturunkan oleh gen dalam keluarganya dan faktor keturunan tetap mempengaruhi, namun ada banyak faktor lain yang bisa turut menyumbang terutama dari kebiasaan atau perilaku orang tersebut.

"Beberapa faktor risiko antara lain merokok, diet tinggi lemak dan karbohidrat, kurang serat, kurang beraktivitas serta kurang rajin melakukan pemeriksaan berkala," ujar dr Sonar Sony Panigoro, SpB(K)Onk, saat dihubungi detikHealth, Rabu (27/6/2012).

dr Sonar menuturkan kanker dianggap penyakit akibat kerusakan gen, sedangkan tubuh manusia terdiri dari puluhan ribu gen sehingga setiap hal yang dapat menyebabkan kerusakan gen secara teori dapat memicu kanker.

Sementara itu DR Dr Aru Sudoyo, SppD, K-HOM, FINASIM, FACP menuturkan untuk rokok bisa memicu berbagai jenis kanker diantaranya kanker paru, kanker mulut terutama pada orang yang mengunyah tembakau, kanker larynx, nasofaring, esophagus dan colon (usus besar).

Sedangkan untuk makanan bisa dipengaruhi oleh jenis makanan itu sendiri, kandungan senyawa dalam makanan serta cara pengolahan atau memasaknya. Untuk makanan tinggi lemak membuat kotoran lambat keluar, jaringan tumbuh yang tidak terkontrol dan memicu kanker usus besar.

Makanan yang digoreng pada suhu tinggi seperti kentang goreng atau gorengan bisa memicu terbentuknya senyawa akrilamid yang efeknya menyebabkan kerusakan pada inti sel. Serta beberapa senyawa seperti formalin atau boraks yang diketahui bisa bertindak seperti karsinogen.

Meski begitu dr Sonar mengungkapkan ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjauhkan diri dari kanker antara lain mengurangi makanan tinggi lemak, cukup serat, beraktivitas fisik, cukup istirahat, mendapatkan minum atau cairan serta melakukan pemeriksaan berkala.

"Untuk itu pemeriksaan untuk kanker yang mudah dideteksi seperti payudara dan juga serviks perlu lebih digalakkan lagi sebagai bentuk deteksi dini," ujar dr Sonar yang merupakan staf pengajar di Departemen Ilmu Bedah FKUI/RSCM.

dr Sonar mengungkapkan jika sudah terkena kanker maka dibutuhkan dukungan yang baik dari orang-orang sekitar dan juga lingkungan karena umumnya paket pengobatan untuk kanker cukup panjang, melelahkan, mahal dan kadang hasil pengobatannya kurang memuaskan sehingga bisa memicu depresi.


(detik.com)
Bookmark and Share
Bisnis 100% Tanpa Modal

LIKE FOR BLOG